Bahasa Tubuh yang Perlu Diperhatikan saat Interview Kerja

Bagi Anda yang akan mengikuti interview kerja, diharapkan selalu memperhatikan gerak-gerik atau bahasa tubuh Anda. Hal ini karena bahasa tubuh saat interview kerja, akan memengaruhi diterimanya Anda di perusahaan yang dilamar. Apabila Anda sedang grogi di depan para pewawancara, pastinya bahasa tubuh Anda akan terlihat jelas oleh mereka.

10 Bahasa Tubuh saat Interview Kerja yang Harus Diperhatikan

Perlu Anda ketahui, banyak para pelamar kerja yang gugur akibat salah menggunakan bahasa tubuh saat interview kerja. Salah satunya adalah ketika menjelaskan tentang pengalaman kerja, tanpa sadar, Anda melihat ke atas langit yang menandakan kebohongan. Itulah yang menjadi alasan mengapa Anda bisa tidak lolos ke seleksi selanjutnya.

1. Jabatan Tangan dengan Energik

Bahasa tubuh pertama yang harus diperhatikan adalah jabatan tangan dengan energik. Seringkali,para pelamar kerja melupakan kegiatan berjabat tangan. Padahal,kegiatan berjabat tangan adalah poin penting bagi mereka. Namun,kegiatan ini memiliki makna tersendiri di mata para pewawancara.

Apabila Anda melakukan jabat tangan dengan lemas, maka itu tandanya Anda adalah orang yang gugup, pemalu, dan juga lambat. Dari sini,nilai Anda sudah mulai berkurang. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan kegiatan jabat tangan dengan energik. Hal ini karena Anda akan dipandang sebagai orang yang percaya diri, semangat, dan berani dengan lingkungan baru.

2. Pandangan Lurus ke Depan dan Gestur Tegak

Bahasa tubuh kedua yang harus diperhatikan adalah pandangan lurus ke depan dan gesturtegak. Usahakan ketika Anda sedang interview, pandanglah mata pewawancara secara terus menerus. Hal ini bertujuan agar para pewawancara menilai Anda sebagai orang yang bersungguh–sungguh untuk bekerja. Hindari melihat ke atas, karena akan menandakan Anda gugup.

Selain itu, Anda juga harus duduk secara tegak di kursi yang telah disediakan. Usahakan jangan sampai membungkuk atau bersandar. Tujuannya,agar para pewawancara tidak menganggap Anda sebagai orang yang malas dan tidak percaya diri. Posisikan badan Anda untuk tetap duduk tegak. Tujuannya,agar Anda dinilai sebagai orang yang cerdas, kredibilitas, dan percaya diri.

3. Melakukan Kontak Mata secara Langsung

Bahasa tubuh ketiga yang harus diperhatikan adalah melakukan kontak mata secara langsung. Seringkali,para pelamar kerja memandang ke segala ruang, saat proses interview berlangsung. Padahal,bahasa tubuh tersebut dilarang. Usahakan untuk melakukan kontak mata secara efektif dan baik. Hal ini karena Anda dinilai sebagai orang yang dapat dipercaya dan tegas.

4. Gerakan Tangan saat Berbicara

Bahasa tubuh saat wawancara kerja keempat adalah gerakan tangan saat berbicara. Bahasa tubuh ini sangatlah memberikan kesan positif kepada diri Anda sendiri. Hal ini karena gerakan tangan saat berbicara, menandakan Anda adalah seorang yang memiliki kepribadian ramah dan terbuka. Namun,seringkali para pelamar kerja hanya duduk diam saat proses interview terjadi.

Perlu Anda ingat bahwa ketika Anda menggerakan tangan saat berbicara, usahakan jangan sampai berlebihan. Jaga setiap gerakan tangan Anda, agar tetap berjalan secara sadar. Kemudian,jangan pernah memberhentikan gerakan tangan Anda secara tiba–tiba. Hal ini karena Anda akan dinilai sebagai orang yang tertutup dan juga canggung.

5. Menganggukan Kepala

Bahasa tubuh kelima yang harus diperhatikan adalah menganggukan kepala. Ketika pihak pewawancara sedang memberitahukan sebuah informasi penting, ada baiknya Anda menganggukan kepala secara wajar. Hal ini bertujuan agar Anda dianggap orang yang paham dan memiliki minat bekerja tinggi. Namun,hindari mengangguk secara berlebihan.

6. Posisikan Kedua Tangan di Pangkuan

Bahasa tubuh keenam yang harus diperhatikan adalah dengan posisikan kedua tangan di pangkuan. Usahakan untuk meletakan kedua tangan di atas pangkuan, apabila Anda melakukan interview dengan posisi duduk. Kemudian,Anda bisa sesekali menggerakan kedua tangan, ketika berbicara. Dengan begitu, akan menandakan bahwa Anda orang yang bersahabat dan terbuka.

Hindari melipat tangan ketika proses interview berlangsung. Hal ini karena akan menandakan sebagai bentuk perlawanan. Tidak hanya itu,usahakan untuk tidak memasukan kedua tangan ke dalam saku ketika proses wawancara sedang berlangsung. Itu akan membuat Anda dicap sebagai orang yang tidak bersahabat dan merasa sombong.

7. Posisikan Kedua Kaki secara Tepat

Bahasa tubuh saat interview kerja ketuju yang harus diperhatikan adalah dengan posisikan kedua. Sebelum proses interview dimulai, usahakan untuk memosisikan kedua kaki Anda agar lebih nyaman. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu proses berjalannya interview, sehingga kaki Anda tidak bergerak–gerak ketika proses interview berlangsung.

Posisi kedua kaki yang baik adalah lurus menyentuh lantai. Posisi ini akan membuat Anda nyaman ketika proses interview berlangsung. Hindari posisi kedua kaki yang menyilang. Hal ini karena akan membuat Anda merasa kesemutan setelah beberapa menit berjalan. Kemudian,hindari menggerak–gerakan kaki, agar Anda tidak anggap gugup oleh para pewawancara.

8. Hindari Gerakan yang Mengganggu

Bahasa tubuh kedelapan yang harus diperhatikan adalah dengan menghindari gerakan yang mengganggu. Seringkali,banyak para pelamar kerja yang melakukan berbagai macam gerakan, yang akan membuat dia gagal pada tahap interview ini. Munculnya berbagai macam gerakan tersebut, menandakan bahwa Anda sangat gugup dan tidak percaya diri selama proses interview.

Ada banyak gerakan yang secara tidak sadar muncul, ketika sedang melakukan proses interview. Mulai dari menggigit bibir, menggerak–gerakan kedua kaki, menyentuh wajah, memainkan rambut, hingga mengetuk–ngetuk meja dengan jari. Perlu Anda ketahui bahwa semua gerakan tersebut, menandakan Anda sebagai orang yang grogi dan juga tidak percaya diri.

9. Hindari Wajah Cuek dan Sulit Tersenyum

Bahasa tubuh kesembilan yang harus diperhatikan adalah dengan menghindari wajah cuek dan sulit tersenyum. Apabila Anda menunjukan wajah cuek dan sulit tersenyum, maka Anda akan dipandang sebagai orang yang tidak menghargai, kurang bersahabat, pemurung, dan juga pesimis. Oleh sebab itu,bagi Anda yang terbiasa melakukannya, diharapkan untuk mengubahnya.

Ada baiknya,jikaAnda melakukan senyum tulus, hal itu agarAndadipandang sebagai orang yang ramah dan percaya diri. Kemudian,Anda harus menghindari senyuman palsu yang akan menjadi bumerang bagi Anda. Namun,usahakan jangan terlalu banyak senyum ketika sedang melakukan interview. Hal ini akan membuat Anda dinilai sebagai orang yang tidak serius dan suka bercanda.

10. Jangan Terburu–Buru untuk Duduk

Bahasa tubuh saat interview kerja kesepuluh yang harus diperhatikan adalah jangan terburu–buru untuk duduk. Hal ini seringkali dilakukan oleh para pelamar, padahal pewawancara belum menyuruh Anda untuk duduk. Kondisi ini akan membuat Anda dianggap sebagai orang yang tidak sopan karena duduk sebelum disilakan. Hal ini akan mengurangi poin, karena sudah melakukan kesalahan.

Baca Juga: 11 Pertanyaan Interview yang sering Keluar Saat Interview

Usahakan untuk menunggu para pewawancara menyilahkan Anda untuk duduk terlebih dahulu. Bila mereka tidak segera menyuruh duduk, Anda bisa menanyakan ketersediaan Anda untuk duduk. Biasanya,pihak pewawancara mengetes sopan santun Anda mulai dari awal Anda masuk, hingga Anda keluar ruangan HRD.

………………

Bahasa tubuh saat interview kerja harus Anda perhatikan sejak awal, bahkan sebelum Anda melakukan interview. Seringkali para pelamar kerja meremehkan bahasa tubuh mulai dari awal Anda masuk, hingga Anda keluar ruangan HRD. Padahal bahasa tubuh tersebut, sangatlah penting bagi kelulusan Anda pada seleksi selanjutnya.