Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Resign/Mengundurkan Diri

Keluar dari pekerjaan menjadi hal yang penuh risiko. Namun,jika tidak ada jalan keluar akibat tidak tahan di tempat kerja, maka resign menjadi satu-satunya pilihan terbaik. Jika memang harus mengundurkan diri dari perusahaan, ada baiknya Anda melakukan persiapan resign.

Persiapan resign kerja penting dilakukan,agar ada rencana ke depan setelah keluar dari perusahaan. Anda harus menyiapkan segala hal secara matang,sebelum meninggalkan perusahaan seperti yang dijelaskan pada uraian berikut ini.

12 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Resign

Jika Anda memiliki keinginan resign, tak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya dengan baik. Banyak risiko yang harus Anda hadapi, salah satunya tidak lagi mendapat asupan gaji bulanan. Namun, Anda tidak perlu takut lagi untuk benar-benar keluar dari perusahaan. Di bawah ini,merupakan sejumlah tips persiapan sebelum resign kerja yang bisa Anda jalankan.

1. Menyiapkan Uang Cadangan

Persiapan keuangan sebelum resign perlu Anda rencanakan dengan baik. Anda perlu menyiapkan dana cadangan setidaknya 6 bulan hingga 1 tahun sebelum resign. Anda perlu tahu bahwa resign akan memutus dosis penghasilan bulanan. Oleh karena itu, Anda harus memiliki uang untuk menopang hidup setelah berhenti bekerja.

Dana cadangan yang harus Anda persiapkan,setidaknya cukup untuk kebutuhan makan dan membayar tagihan. Dengan menyiapkan dana cadangan sejak awal, Anda tidak perlu takut akan terjadinya masalah keuangan.

2. Membicarakan Baik-Baik dengan Atasan

Anda pertama kali masuk ke perusahaan sebagai karyawan secara baik-baik, maka ketika pergi pun juga harus melakukan etika yang sama. Anda tidak boleh pergi dari perusahaan begitu saja tanpa memberi tahu atasan.

Apapun alasannya, Anda harus mengomunikasikannya secara sopan santun dengan atasan. Anda harus menyiapkan surat pengunduran yang singkat, padat, jelas, sopan, dan menunjukkan profesionalitas. Hal itu salah satu syarat resign yang resmi.

3. Menambahkan Referensi pada Resume

Persiapan selanjutnya sebelum memutuskan resign adalah memperbarui resume. Resume atau CV sangat penting untuk diperbarui,karena pengalaman kerja  selama ini tentu saja bertambah. Resume yang telah diperbarui ini bisa menjadi senjata untuk melamar di tempat kerja yang baru.

Pembaharuan pada resume juga bisa dilakukan dengan menambahkan referensi. Hal ini bisa dilakukan dengan meminta secara baik-baik kepada bos tentang kinerja Anda selama ini. Tak hanya itu, Anda juga bisa meminta bantuan referensi kepada rekan kerja.

4. Membersihkan Area Kerja

Jika atasan sudah menyetujui pengunduran diri, Anda harus mulai merapikan barang-barang di tempat kerja. Anda perlu memisahkan barang-barang yang harus dibuang dan mana yang masih bisa dipakai. Jangan sampai Anda meninggalkan sampah atau tumpukan kertas tak terpakai.

Anda perlu memisahkan juga barang-barang pribadi dan miliki kantor. Pernak-pernik pribadi boleh Anda bawa pulang, namun benda-benda kantor seperti dokumen dan alat tulis letakkan dengan rapi pada tempatnya. Jangan lupa untuk mengelap dan menyapu lantai area kerja,sebelum meninggalkan perusahaan secara resmi.

5. Mengubah Gaya Hidup

Keuangan sebelum dan setelah resign tentu saja berbeda,sehingga hal ini harus disiasati dengan tepat. Untuk menjaga keuangan tidak berantakan, Anda perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sederhana. Jika sebelumnya Anda sering nongkrong di kafe dengan teman, ada baiknya untuk tidak melakukannya sementara waktu.

Anda juga harus menerapkan gaya hidup hemat dengan berfokus pada kebutuhan-kebutuhan pokok saja. Tak hanya itu, Anda juga harus berkonsentrasi pada bagaimana menghasilkan pendapatan selanjutnya.

6. Jangan Menyesali Keputusan Resign

Tak sedikit orang menyesali keputusannya mengundurkan diri dari perusahaan. Wajar saja bila khawatir tentang keuangan yang tak tentu ke depannya. Namun, Anda harus yakin bahwa keputusan tersebut adalah jalan terbaik untuk mendapatkan sumber finansial yang lebih baik.

7. Meyakinkan Keluarga

Resign akan terasa berat dilakukan,jika Anda adalah tulang punggung keluarga. Namun,buka berarti Anda tidak bisa melakukannya. Anda perlu membicarakan dengan baik keputusan pengunduran diri tersebut.

Agar keluarga tidak panik dan khawatir, Anda bisa meyakinkan dengan alasan yang realistis dan bisa dimengerti. Anda juga harus terbuka tentang kesulitan di tempat kerja sebelumnya agar keluarga paham. Anda juga harus segera memberi tahu rencana mencari sumber penghasilan selanjutnya.

8. Bersabar Ketika Diremehkan

Keputusan resign menjadi hal yang paling berat dilakukan,karena tidak hanya menyangkut tentang keuangan. Ada banyak hal yang harus dihadapi selepas resign, misalnya gunjingan tetangga. Namun,sebaiknya tidak mendengarkan omongan mereka yang mencoba untuk menggempur niat baik Anda.

Mereka tak pernah mau tahu tentang kesulitan yang Anda alami. Selain itu, akan sangat sia-sia jika menjelaskan rencana Anda ke depannya karena tujuan mereka memang untuk menjatuhkan. Oleh sebab itu, Anda perlu menutup telinga rapat-rapat dan fokus pada rencana menghasilkan pendapatan yang lebih baik ke depannya.

9. Menggunakan Fasilitas Untuk Terakhir Kalinya

Anda perlu melihat apakah fasilitas dari perusahaan sebelumnya seperti asuransi kesehatan masih berlaku atau tidak. Jika masih, Anda bisa memanfaatkannya untuk periksa kesehatan misalnya perawatan gigi atau general check up.

10. Berburu Lowongan Kerja

Apabila Anda khawatir tentang keuangan Anda setelahberhenti bekerja, tak ada salahnya untuk mencari lowongan kerja. Perlu Anda pahami,peluang kerja yang dicari sebisa mungkin sesuai dengan keahlian dan pengalaman kerja.

Anda perlu memastikan bahwa pekerjaan baru yang akan dilamar lebih baik dari sebelumnya. Anda perlu menyiapkan resume dan portfolio yang menarik,agar segera mendapat panggilan interview. Semua hal persiapan harus dilakukan dengan totalitas,agar mendapat pekerjaan baru yang lebih nyaman.

11. Mencari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika Anda masih lelah bekerja sebagai karyawan tetap,ada baiknya untuk berburu sumber pendapatan lainnya. Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu usaha sebagai persiapan keuangan sebelum resign. Anda bisa melakukannya dengan menawarkan keahlian sebagai freelancer, bekerja paruh waktu, hingga membuat blog.

Anda bisa mengisi waktu menganggur dengan menghasilkan uang dengan rentang waktu yang tidak mengikat. Sambil bekerja ringan, Anda bisa memikirkan langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya,misalnya membangun usaha atau menjadi karyawan tetap lagi.

12. Mendirikan Bisnis

Setelah keluar dari perusahaan, Anda tentu saja perlu memeras otak untuk menjaga keuangan agar tetap aman dan stabil. Salah satu cara menghasilkan uang tambahan,yaitu dengan membangun usaha. Pekerjaan ini cocok untuk Anda yang berjiwa wirausaha, menyukai tantangan dan proses.

…………….

Untuk Anda yang sudah tidak berhasrat lagi menjadi karyawan, membangun bisnis akan menjadi pilihan tepat. Menjadi wirausaha memang tidak mudah, oleh sebab itu Anda harus memikirkannya secara matang. Anda bisa mencoba memulai bisnis dengan memanfaatkan pesangon dan sisa tabungan sebagai modal awal.

Baca Juga: Cara Resign yang Baik Agar Tidak Meninggalkan Kesan Buruk

Sebelum Anda mengundurkan diri dari pekerjaan, ada baiknya memikirkan sejumlah rencana selanjutnya agar kehidupan setelah resign tetap berjalan dengan baik. Anda perlu memahami sejumlah hal penting yang telah diuraikan pada poin-poin di atas sebagai persiapan sebelum resign kerja.