Tips Kirim Lamaran Kerja Via Email

Sebagian besar perusahaan, beberapa waktu terakhir mulai menerapkan ketentuan pengiriman surat lamaran kerja via Email. Tidak hanya hemat, mengirimkan surat lamaran melalui Email juga dianggap lebih efektif daripada secara offline. Bagi pelamar pemula, perlu memerhatikan tips lamaran kerja via email yang dapat membantu Anda untuk menyusun lamaran kerja melalui Email yang baik dan benar.

9 Tips Lamaran Kerja Via Email yang Baik dan Benar

Bagi pelamar yang mengirimkan surat lamaran kerja via Email, tentu tidak harus datang ke kantor perusahaan untuk memasukan berkas lamaran. Lamaran kerja melalui Email juga memungkinkan cepat terbaca oleh perekrut, jika dikirimkan pada jam kerja. Agar lamaran kerja tersebut menarik perhatian perekrut, terdapat beberapa tips lamaran kerja via Email lain yang perlu Anda perhatikan.

1. Gunakan Subjek Email yang Sesuai dengan Format Lamaran

Dalam sehari, biasanya perekrut menerima Email dalam jumlah yang banyak. Agar Email yang Anda kirimkan mudah ditemukan oleh perekrut, sebaiknya sesuaikan subjek Email dengan format lamaran. Tips lamaran kerja via Email ini jika Anda terapkan, maka pihak perekrut akan menilai Anda lebih, karena sudah memerhatikan informasi dengan baik.

Format subjek Email yang ditetapkan oleh perekrut juga bertujuan agar mempermudah proses filter lamaran sesuai lowongan yang ada di perusahaan. Tuliskan juga posisi yang akan dilamar beserta nama lengkap Anda, sehingga perekrut lebih mudah menemukan Email lamaran Anda ketika menyeleksi kandidat atau menyeleksi calon karyawan posisi tertentu.

2. Gunakan Bahasa Formal

Menulis surat lamaran kerja via Email yang menggunakan bahasa Indonesia, sebaiknya menggunakan bahasa formal yang profesional dan biasa dipakai oleh pekerja. Hindari memakai bahasa sehari-hari seperti bahasa chatting. Ketentuan bahasa formal tersebut juga perlu diterapkan pada bagian body Email. Untuk lamaran kerja yang menggunakan bahasa Inggris juga memiliki ketentuan yang berbeda.

Supaya bahasa profesional tersebut tidak kaku, perhatikan penyusunan tata bahasa supaya menjadi baik dan benar. Hal tersebut akan menciptakan lamaran kerja via Email yang menarik dan berkesan bagi perekrut. Bahkan secara tidak langsung, tips lamaran kerja via Email ini dapat menunjukkan kemampuan Anda dalam berbicara.

3. Gunakan Email dengan Nama Asli

Anda harus menghindari mengirimkan Email lamaran kerja yang menggunakan nama-nama alay, contoh mitaselaluunyu22@gmail.com. Sebab hal ini akan menciptakan kesan negatif dari perekrut ketika mereview surat lamaran Anda.

Email hp yang menggunakan nama-nama lucu atau terkesan imut memang terdengar kurang profesional. Selain berlebihan, pelamar yang memakai Email bukan nama asli sering dianggap kurang dewasa, tidak jujur serta tidak serius, sehingga kemungkinan surat lamaran kerja yang dikirimkan tidak akan lolos.

Sedangkan, jika Email Anda memakai nama asli, maka dapat menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi, jujur dan terkesan profesional. Tentu, hal ini akan memperbesar peluang surat lamaran kerja Anda dibaca dan dipertimbangkan oleh perekrut.

4. Pasang Foto Email Formal yang Paling Baru

Agar Email yang Anda gunakan untuk mengirim surat lamaran kerja terkesan profesional, sebaiknya pasang foto Email formal yang paling baru. Selain menunjukkan profil diri terbaru Anda, foto tersebut juga menggambarkan bahwa Anda siap untuk bekerja secara profesional dan jujur.

5. Tuliskan Application Letter Singkat pada Tubuh Email

Sebelum mengirimkan surat lamaran kerja via Email, tuliskan application letter di bagian tubuh Email. Application letter tersebut berisi alasan mengapa Anda layak menjadi kandidat pada posisi yang Anda lamar. Gunakan bahasa dan kata yang efektif, serta upayakan tidak terjadi typo.

Pastikan application letter tersebut singkat, padat dan mudah dipahami pembaca. Penulisan application letter yang memerhatikan tips lamaran kerja via Email ini akan berpengaruh besar pada diterima atau tidaknya pengajuan lamaran kerja Anda di sebuah perusahaan.

6. Siapkan Berkas Lamaran dalam 1 Folder Lampiran

Ketika mengajukan lamaran kerja via Email, terdapat sejumlah dokumen persyaratan dalam bentuk file yang harus Anda lampirkan. Seperti surat lamaran kerja, CV, portofolio, scan ijazah asli, scan KTP, scan transkrip nilai dan lain sebagainya.

Pastikan semua berkas persyaratan lengkap dalam bentuk file dan simpan dalam 1 folder PDF, supaya lebih cepat ketika diunduh oleh perekrut. Berikan juga nama folder PDF dengan nama lengkap dan posisi yang Anda lamar, agar pihak perekrut lebih mudah mengecek berkas-berkas persyaratan Anda.

7. Sebaiknya Compress Ukuran File Lampiran Menjadi Lebih Kecil

Resolusi lampiran surat lamaran kerja melalui email perlu diperhatikan. Jika terlalu besar, maka file akan lebih lama diunduh dan membuat perekrut enggan untuk membuka file tersebut. Tetapi, jika resolusi file lampiran terlalu kecil juga membuatnya kurang menarik saat dilihat terutama di hp.

Agar file lampiran surat lamaran kerja dapat diunduh dengan mudah dan tampilannya tetap menarik, sebaiknya compress ukuran file menjadi lebih kecil. Tips lamaran kerja via Email tersebutbisa diterapkan untuk cara lamaran kerja via Email di hp agar file yang diunggah lebih ringan.

8. Jangan Lupa Tuliskan Posisi yang Diinginkan pada Application Letter

Sebelum menulis application letter, pastikan Anda telah mencari informasi yang lengkap tentang posisi serta perusahaan yang akan Anda lamar. Hal ini dapat memudahkan Anda memahami kebutuhan dan keinginan perusahaan maupun syarat yang harus dipenuhi.

Jangan lupa menuliskan posisi yang Anda inginkan pada application letter berdasarkan informasi lowongan kerja. Informasikan juga secara singkat kemampuan yang Anda miliki dan berkaitan dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

9. Kirim Email pada Jam Kerja

Ketika mengirimkan lamaran kerja via Email, perhatikan juga waktu pengirimannya. Apabila Anda mengirimkan Email dengan waktu yang asal, kemungkinan lamaran tersebut akan tertumpuk dengan lamaran pelamar lain. Hal ini membuat Email Anda tidak segera terbaca oleh perekrut dan memperkecil peluang diterima oleh perusahaan.

Agar lamaran Anda segera dicek dan dibuka oleh perekrut, sebaiknya perhatikan tips lamaran kerja via Email dengan mengirimkannya pada jam kerja perusahaan. Jam kerja yang efektif untuk mengirimkan surat lamaran kerja yaitu sekitar jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Jika di luar jam itu, sebaiknya pertimbangkan lagi agar lamaran kerja yang Anda kirimkan tidak sia-sia.

Bila lamaran dikirimkan saat akhir pekan, bisa jadi lamaran Anda tidak segera terbaca dan tertumpuk oleh Email lain yang masuk ke pihak perekrut.

Dibandingkan mengirimkan lamaran kerja offline, lamaran kerja via Email dianggap lebih praktis, hemat waktu dan tenaga, karena dapat dilakukan melalui laptop, komputer atau hp. Tetapi ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan, supaya lamaran kerja via Email Anda terbaca oleh perekrut dan tidak sia-sia karena adanya kesalahan saat pengiriman.

Baca Juga: Tips Melamar Kerja Online Agar Lamaran Kamu Tidak Sia-sia

…………….

Agar lamaran kerja tersebut menarik perhatian perekrut, sebaiknya terapkan juga tips lamaran kerja via Email seperti yang sudah dijelaskan di atas. Terlebih, bagi pemula yang belum memiliki pengalaman mengirim lamaran kerja melalui Email, tips tersebut sangat perlu diterapkan untuk keberhasilan pengajuan lamaran kerja.