tips membuat cv
Tips Kerja

Tips Membuat CV Agar Terhindar dari Kesalahan

Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu syarat yang harus dipersiapkan sebelum melamar pekerjaan. Dokumen ini nantinya dijadikan sebagai bahan pertimbangan pihak HRD yang merekrut karyawan baru. Pembuatan CV sebaiknya memerhatikan tips membuat CV yang baik dan benar,sehingga CV tersebut dapat dilirik HRD Perusahaan.

10 Tips Membuat CV agar Diterima Kerja

Pembuatan CV yang benar dan menarik, mungkin masih agak membingungkan bagi sebagian fresh graduate. Sebetulnya, CV bisa dibuat memakai bahasa Indonesia atau Inggris sesuai jenis lowongan serta perusahaan yang ingin Anda lamar. Berikut ini akan dijelaskan beberapa tips membuat CV yang baik, agar terhindar dari kesalahan dan memperbesar peluang Anda diterima kerja.

1. Buat CV Seinformatif namun Tetap Simpel dan Mudah Dibaca

Sebuah CV sebaiknya menampilkan informasi data diri pelamar yang disajikan secara singkat, padat dan jelas. Hindari membuat CV dengan kalimat yang bertele-tele. Hal itu karena membuat pembaca tidak nyaman. Buatlah paragraf statement padat dan singkat tentang alasan mengapa Anda layak berada pada posisi lowongan tersebut.

2. Gunakan Desain yang Profesional, Jangan Terlalu Mencolok

Desain sebuah CV juga harus menarik, namun profesional dan tidak mencolok. Isi sebuah CV diibaratkan sebagai raja dan desain CV ratunya. Tips membuat CV yang menarik sebaiknya gunakan bold, italic dan capslock untuk penekanan maupun pemilihan jenis huruf.

Pemilihan jenis huruf untuk CV akan menciptakan tampilan CV yang bagus baik di kertas maupun layar. Pastikan memilih desain huruf modern, lalu print di kertas untuk mengecek hasilnya. Hindari memilih jenis huruf Times New Roman karena jenis huruf tersebut terlalu basic.

Saat ini, banyak tersedia template CV gratis yang bisa diunduh melalui internet. Template tersebut menyediakan berbagai desain CV yang bisa Anda pilih, lalu diedit sesuai dengan informasi yang ingin disampaikan. Agar terkesan lebih profesional, hindari desain template dengan warna mencolok.

3. Jangan Lupa Tambahkan Halaman Linked.in

Sebuah CV memiliki bagian terpenting yaitu sepertiga bagian teratas. Hal tersebut karena menginformasikan kontak Anda. Dibandingkan menyertakan alamat Email dalam CV, sebaiknya terlebih dahulu tuliskan alamat Linked.in. Tips membuat CV dengan menambah halaman Linked.in sangat disarankan karena sebagian besar para profesional sudah memakai Linked.in.

Dengan mencatumkan alamat Linked.in dalam CV, maka bisa memperkuat resume yang Anda buat. Jangan lupa perbaiki halaman Linked.in Anda, agar terlihat lebih menarik dan menambah penilaian pihak HRD.

4. Tambahkan Resume Diri yang Singkat namun Padat

Dalam CV, Anda bisa menuliskan rangkuman riwayat pendidikan, pengalaman profesional dan skill khusus secara singkat dan padat. Pembuatan resume tidak berupa paparan konologis, tetapi lebih menekankan pada pencapaian seseorang, sehingga mudah dipahami dan menjadi alat promosi bagi seorang pelamar.

5. Lampirkan Portofolio (Jika Ada)

Agar sebuah CV lebih memikat dan meyakinkan pihak HRD perusahaan, sebaiknya lampirkan juga portofolio jika ada. Portofolio tersebut berisi deskripsi pencapaian serta keterampilan yang Anda miliki dan disajikan dalam bentuk paragraf singkat, tetapi tidak memakai kalimat kata-kata yang terlalu berlebihan.

Buatlah grafik atau diagram sebagai penjabaran keterampilan serta pencapaian Anda tersebut. Tambahkan juga gambar hasil pencapaian yang Anda miliki dalam portofolio, sehingga lebih meyakinkan pembaca.

6. Gunakan Foto Formal Terbaru

Dalam tips membuat CV, sebaiknya menggunakan foto formal terbaru yang resmi dan bukan swafoto. Foto yang formal haruslah dalam posisi duduk tegak dan memakai pakaian formal seperti kemeja, dasi dan blazer bagi pria. Foto yang formal dalam CV akan menciptakan kesan yang tegas dan profesional bagi pihak HRD.

7. Tambahkan Soft Skill yang Dimiliki

Soft skill memiliki manfaat penting dalam dunia kerja, karena dapat menciptakan atmosfer bagi perusahaan dan membuat tugas-tugas pekerjaan selesai dengan baik. Cantumkan soft skill yang Anda miliki, agar semakin menarik perhatian HRD. Hal itu sekaligus menambah penilaian lebih diri Anda, sehingga memperbesar peluang diterima kerja terutama untuk fresh graduate.

8. Tulis Riwayat Pekerjaan

Tulislah riwayat pekerjaan menggunakan bahasa yang menarik, tetapi tidak membosankan. Hubungkan riwayat pekerjaan tersebut dengan posisi yang Anda lamar, agar terlihat lebih relevan. Riwayat pekerjaan dalam CV dapat menunjukkan bahwa Anda merupakan kandidat potensial untuk mengisi posisi tersebut.

9. Tambahkan juga Riwayat Pelatihan

Agar terkesan lebih profesional, cantumkan juga riwayat pelatihan yang pernah Anda ikuti dan berkaitan dengan posisi dalam lowongan kerja. Sebaiknya, cantumkan riwayat pelatihan terbaru dalam beberapa tahun terakhir. Bila memungkinkan, cantumkan riwayat pelatihan yang pernah Anda ikuti belasan tahun lalu dengan alasan tertentu, seperti pelatihan internasional.

10. Periksa Ulang CV yang Telah Dibuat, Koreksi Jika Ada Salah

Periksa ulang CV Anda ketika sudah selesai dibuat. Tujuan tips membuat CV ini yaitu untuk menghindari kesalahan serta memastikan CV tersebut menarik, rapi dan mudah dipahami pembaca. Jika ada kesalahan penulisan, segera perbaiki ejaan dan tata bahasanya.

Lakukan juga analisis CV dengan berperan menjadi seorang HRD perusahaan dan bacalah CV Anda secara objektif. Mintalah bantuan dari teman Anda untuk menilai CV tersebut dan lakukan perbandingan antara penilaian yang sudah Anda buat dan orang lain buat. Hal ini bisa membantu Anda mengetahui apakah CV tersebut memikat dan adakah hal-hal yang harus diperbaiki.

Baca juga: Tips Kirim Lamaran Kerja Via Email

Apakah CV Harus Berbahasa Inggris?

Setiap pelamar pasti berharap CV yang dibuat akan menarik perhatikan pihak HRD saat membacanya. Hal inilah yang melatarbelakangi sebagian pelamar kerja sering membuat CV berbahasa Inggris, dengan harapan CV tersebut memiliki nilai lebih. Padahal, daya tarik CV tidak hanya ditentukan oleh penggunaan bahasa Inggris dalam penyajiannya.

Curriculum Vitae yang memakai bahasa Indonesia sebetulnya juga tidak kalah menjual dari CV berbahasa Inggris. Curriculum Vitae berbahasa Indonesia yang singkat, padat dan jelas juga lebih disukai HRD dibanding CV berbahasa Inggris yang terlalu panjang, bahkan hingga berlembar-lembar.

Nilai jual sebuah CV umumnya berkaitan dengan cara pelamar kerja menyajikan CV dengan tampilan yang menarik dan tetap mengutamakan isi, Adapun bagian penting CV yang paling menarik perhatian HRD yaitu prestasi pelamar, pengalaman kerja, dan dokumen pendukung lainya. Desain CV yang profesional juga menambah nilai tambah bagi isi CV tersebut.

Pembuatan CV berbahasa Inggris, dianjurkan ketika Anda ingin melamar kerja di perusahaan bertaraf internasional atau pengajuan beasiswa ke luar negeri. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional, sehingga bisa menambah nilai plus bagi pihak HRD. Tetapi, Anda harus siap dengan konsekuensi dari pihak HRD yang mewajibkan Anda benar-benar mampu berbicara serta mengerti bahasa Inggris.

Baca juga: Tips Melamar Kerja via Online

…………..

Pembuatan CV dengan memerhatikan 10 tips membuat CVseperti di atas, dapat membantu Anda menyusun CV yang memikat dan terhindar dari kesalahan. CV yang memikat tentu akan semakin memperbesar peluang Anda memeroleh panggilan dan diterima kerja di sebuah perusahaan.

Tetapi jangan sampai lupa, sesuaikan isi informasi dalam CV lamaran kerja dengan kualifikasi lowongan pekerjaan yang Anda lamar.  Agar CV tersebut menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat potensial sesuai yang dibutuhkan perusahaan.